Saribu Hali Cinta Pe Las So Mungkin


Saribu Hali Cinta Pe Las So Mungkin
“Saribu Hali Cinta Pe Las So Mungkin” adalah sebuah lagu tentang cinta yang pernah diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, tetapi pada akhirnya harus berakhir karena keadaan dan pilihan yang tidak lagi sejalan.
Lagu ini menggambarkan seseorang yang masih menyimpan rasa cinta dan sayang, tetapi menyadari bahwa hubungan tersebut sudah tidak mungkin kembali seperti dahulu. Janji yang pernah dibuat akhirnya harus diputus, sementara semua pengorbanan yang telah dilakukan hanya menjadi bagian dari kenangan.
Kalimat “Saribu hali cinta, saribu hali sayang” menjadi gambaran betapa besar rasa cinta yang pernah diberikan. Namun, sebanyak apa pun cinta dan sayang yang masih tersisa, hati tetap harus menerima kenyataan bahwa hubungan itu tidak mungkin kembali.
Dalam liriknya juga terdapat kisah tentang perjuangan mengumpulkan sinamot. Sang tokoh dalam lagu merasa telah memberikan tenaga dan pengorbanan demi hubungan tersebut. Bahkan sebuah cincin yang menjadi tanda cinta akhirnya diberikan kembali sebagai sesuatu yang dapat dijadikan bekal untuk perjalanan orang yang pernah dicintainya.
Bagian akhir lagu menghadirkan rasa sakit yang lebih dalam. Sinamot yang telah dikumpulkan dan berbagai kenangan tentang cinta tidak lagi menjadi jalan menuju kebersamaan, melainkan sesuatu yang harus diterima sebagai bagian dari masa lalu. Semua itu kemudian ingin dijadikan cara untuk mengobati luka di dalam hati.
Lirik Lagu
Saribu hali cinta pe las so mungkin
Bait 1
Denggando parpadanan, naung tapudun salelengon
hape ikkon putus di naso panagaman
manis di bibir mu asing dibagas roham
hodo mamukka janji hodo na mose
Saribu hali cinta saribu hali sayang
tung so tarjalo audo pambahenanmon
martaru gogo au lao papungu sinamotmu
di pudikki asing do hape dalanmu
Tung pe hassit nagabe sitaononhu
hurasa olatnionma hubunganta
ai dang mungkin be mulak holonghi
saribu hali sayang pe inna las so mungkin
Husadari nahassit ikkon taononhu
tumagon namai hutaon namai
saribu hali cinta saribu hali sayang
tung so mungkin be mulak rohak hi
Cincin tanda mata cinta
nahulehon di jari manismi
gadehon mai bahen ongkosmu
nalaho marluga marsandiwara
Honghi boanonhu mai
lehononhu tu na asing
sinamot naung hupapungu
bahenonhu mangubati hassit ni roha
Makna Lagu
Inti dari lagu ini adalah menerima kenyataan bahwa cinta yang besar belum tentu berakhir dengan kebersamaan.
Seseorang dapat mencintai dengan sepenuh hati, membuat janji, berjuang, bahkan mengumpulkan sinamot demi masa depan bersama. Namun, ketika hati orang yang dicintai ternyata sudah berubah, semua perjuangan tersebut tidak selalu mampu mempertahankan sebuah hubungan.
Lagu ini tidak hanya bercerita tentang kehilangan pasangan, tetapi juga tentang kehilangan harapan yang pernah dibangun bersama.
Frasa “saribu hali cinta, saribu hali sayang” seolah menjadi ungkapan bahwa cinta dan sayang itu masih ada dalam jumlah yang tidak terhitung. Akan tetapi, pada akhirnya muncul kesadaran:
“Saribu hali sayang pe inna las so mungkin.”
Sebanyak apa pun rasa cinta dan sayang, jika hubungan tersebut memang sudah tidak mungkin, seseorang harus belajar menerima dan melepaskannya.
Di situlah kekuatan emosional lagu ini: bukan karena cinta telah hilang, tetapi karena cinta yang masih ada pun tidak mampu membuat mereka kembali bersama.
Penutup
“Saribu Hali Cinta Pe Las So Mungkin” menggambarkan luka seseorang yang telah memberikan banyak hal untuk sebuah hubungan, tetapi akhirnya harus menerima bahwa jalan mereka telah berbeda.
Sebuah kisah tentang janji, pengorbanan, cinta, sinamot, cincin, dan perpisahan yang meninggalkan luka. Namun di balik rasa sakit tersebut terdapat sebuah penerimaan: terkadang mencintai seseorang juga berarti memiliki keberanian untuk melepaskannya ketika kebersamaan sudah tidak mungkin lagi.
LIEDTEXTER
Original Songs, Lyrics & Creative Works
Beranda-Musik-Lirik-Kerja Sama-Tentang-Toko
Hubungi Saya :
email : aku@liedtexter.com
